Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Ekosistem Kendaraan Listrik Makin Terbentuk di Kota Makassar

Selain penyediaan infrastruktur Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) PLN oleh PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Makassar Utara, terdapat pula layanan home charging bagi pengguna kendaraan listrik atau electric vehicle (EV) di Makassar.
Nugroho Nafika Kassa
Nugroho Nafika Kassa - Bisnis.com 06 Juli 2022  |  11:06 WIB
Ekosistem Kendaraan Listrik Makin Terbentuk di Kota Makassar
Gubernur Sulawesi Selatan Sudirman Sulaiman (kiri) saat pengisian kendaraan listrik pada fasilitas SPKLU di Kota Makassar - PLN

Bisnis.com, MAKASSAR - Ekosistem kendaraan bertenaga listrik di Kota Makassar kian terakselerasi seiring dengan bertambahnya layanan pengisian daya yang disediakan oleh PLN UIW Sulselrabar di daerah tersebut.

Sejauh ini, selain penyediaan infrastruktur Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) PLN oleh Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Makassar Utara, terdapat pula layanan home charging bagi pengguna kendaraan listrik atau electric vehicle (EV) di Makassar.

Hal tersebut diklaim menarik minat masyarakat untuk berpindah menggunakan kendaraan listrik, termasuk oleh Gubernur Provinsi Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman yang telah menggunakan mobil listrik sebagai kendaraan operasionalnya di Kota Makassar.

Andi Sudirman Sulaiman dalam suatu kesempatan mengungkapkan apresiasinya terhadap komitmen PLN dalam mendukung era Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB). "SPKLU dan home charging menjadi tanda komitmen PLN untuk mendukung pemerintah dalam mengakselerasi era KBLBB," kata dia.

Salah seorang pengguna mobil listrik di Kota Makassar, Haji Syarifuddin menuturkan biaya operasional dan pemeliharaan mobil listrik cukup terjangkau dan tidak menghasilkan emisi buang. "Dengan hadirnya home charging, saya tidak perlu lagi mengantre di SPBU untuk mengisi BBM. Cara chargingnya praktis dan banyak kemudahan dan promo yang PLN berikan," ungkapnya, sebagaimana di kutip pada Rabu (6/7/2022).

General Manager PLN Unit Induk Wilayah (UIW) Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat (Sulselrabar), Awaluddin Hafid menjelaskan merujuk kepada PERMEN ESDM 13 Tahun 2020 tentang Penyediaan Infrastruktur Pengisian Listrik untuk KBLBB pada prinsipnya PLN siap untuk mendukung percepatan ekosistem kendaraan listrik.

Dia menambahkan, selain membantu instalasi perangkat home charging, PLN juga memberikan insentif untuk lebih menarik pelanggan. Di antaranya adalah diskon tarif listrik sebesar 30 persen kepada pemilik kendaraan listrik yang melakukan pengisian daya baterai mobil listrik melalui fasilitas home charging pada pukul 22.00 hingga pukul 05.00.

Saat ini, PLN menghadirkan promo harga spesial biaya pasang baru untuk pemilik kendaraan listrik baru selama periode bulan Maret 2022 sampai dengan 31 Desember 2023 melalui Promo Super EVeryday. Melalui promo ini, pelanggan yang memiliki kendaraan listrik dan home charging akan mendapat harga spesial sebesar Rp 850 ribu untuk biaya penyambungan baru daya 7.700 VA (1 fasa), atau untuk penyambungan daya 13.200 VA (3 fasa) hanya membayar sebesar Rp 3,5 juta.

“Kami siap mendukung pemerintah dalam mengembangkan ekosistem kendaraan listrik. Dimanapun SPKLU-nya listriknya pakai PLN dan kami siap baik secara jumlah pasokan maupun bisnisnya,” terang Awaluddin.

Lokasi-lokasi tersebut bisa di cek pada Aplikasi PLN Mobile melalui fitur Electric Vehicle , sehingga para pengguna EV yang ingin melakukan perjalanan jauh dapat membuat rencana perjalanan yang terbaik bagi mereka.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Mobil Listrik
Editor : Amri Nur Rahmat

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top