Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

921.000 Peserta Ajukan Klaim BP Jamsostek

Jumlah itu diprediksi masih akan terus meningkat.
Andini Ristyaningrum
Andini Ristyaningrum - Bisnis.com 18 Juni 2020  |  17:37 WIB
Ilustrasi. - Bisnis/Himawan L Nugraha
Ilustrasi. - Bisnis/Himawan L Nugraha

Bisnis.com, MAKASSAR - Sebanyak 921.000 peserta mengajukan klaim program Jaminan Hari Tua (JHT) BP Jamsostek.

Direktur Utama BP Jamsostek Agus Susanto mengatakan secara nasional klaim JHT hingga Juni 2020 sebanyak 921.000 kasus. Jumlah itu diprediksi masih akan terus meningkat.

"Kami siap menghadapi gelombang PHK di tengah pandemi ini. BP Jamsostek juga telah menyediakan berbagai kanal klaim yang dapat digunakan oleh peserta," ungkap Agus, Kamis (18/6/2020).

Agus menjelaskan salah kanal yakni protokol Layanan Tanpa Kontak Fisik (Lapak Asik), yang terdiri dari kanal online, offline, dan kolektif. Protokol ini diperkenalkan sejak Maret lalu melalui kanal online antrian.bpjsketenagakerjaan.go.id .

Saat ini bagi peserta uang mengalami kesulitan mengakses protokol Lapak Asik secara online, BP Jamsostek juga telah menyediakan layanan secara offline di seluruhn kantor cabang BP Jamsostek di seluruh Indonesia.

"Layanan Lapak Asik offline ini tetap tidak mempertemukan petugas dengan peserta secara langsung. Kantor cabang BP Jamsostek menyediakan bilik-bilik yang dilengkapi layar monitor yang terhubung dengan petugas secara video conference untuk kebutuhan komunikasi dan verifikasi data," jelas Agus.

Melalui metode tersebut, setiap petugas Customer Service Officer (CSO) melayani 4 hingga 6 orang sekaligus dalam waktu bersamaan. Agus menyebut, metode pelayanan ini disebut "One to Many".

Menurutnya dengan metode ini, kemampuan produksi untuk meyelesaikan klaim meningkat lima kali lipat dan phsycial distancing tetap terjaga.

"Kami pastikan tetap beroperasi normal melayani peserta dengan optimal," terang Toto.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jamsostek sulsel
Editor : Miftahul Ulum
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top