Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Gojek Dorong Mitra di Manado 'Naik Kelas'

Grup Gojek mendorong para mitra dan keluarga di Kota Manado, Sulawesi Utara, untuk memiliki penghasilan tambahan dengan menjadi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah lewat pelatihan kewirausahaan.
M. Nurhadi Pratomo
M. Nurhadi Pratomo - Bisnis.com 16 Desember 2019  |  16:07 WIB
Ilustrasi. - Antara
Ilustrasi. - Antara

Bisnis.com, MANADO — Grup Gojek mendorong para mitra dan keluarga di Kota Manado, Sulawesi Utara, untuk memiliki penghasilan tambahan dengan menjadi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah lewat pelatihan kewirausahaan.

Head of Regional Corporate Affairs Gojek for East Indonesia Mulawarman mengatakan potensi pertumbuhan bisnis kuliner di Kota Manado cukup besar. Peluang itu menurutnya semakin terbuka dengan pemanfaatan teknologi yang sesuai.

“Gojek akan terus memperkuat ekosistem teknologi agar bisa mengajak lebih banyak mitra yang ‘naik kelas’ untuk menjadi usaha mikro, kecil, dan menengah [UMKM], terlebih lagi menjadi mitra GoFood. Sehingga, skala bisnis dan volume transaksi mitra UMKM bisa ikut meningkat,” ujarnya Senin (16/12/2019).

Gojek menggelar kegiatan pelatihan wirausaha bagi mitra gojek dan keluarga di Kota Manado, Senin (16/12/2019). Acara itu diikuti oleh mitra Gojek di Manado dan keluarga, Kepala Dinas UMKM Provinsi Sulawesi Utara Ronald T.H. Sorongan, dan sejumlah narasumber lainnya.

Kegiatan itu memberikan pelatihan kepada keluarga dan mitra Gojek untuk mencipatkan sumber penghasilan tambahan. Kegiatan itu menjangkau berbagai sektor usaha informasi yang dapat diaplikasikan langsung seperti kuliner, kerajinan tangan, dan fotografi.

Mulawarman menjelaskan bahwa pelatihan wirusaha Gojek bertujuan memberikan motivasi dan keberanian bagi mitra untuk menjadi UMKM di Kota Manado. Menurutnya, perseroan memiliki visi untuk memberikan dampak sosial kepada seluruh masyarakat, termasuk mitra pengemudi Gojek.

Kepala Dinas UMKM Provinsi Sulawesi Utara Ronald T.H. Sorongan berharap pelatihan tidak hanya dilaksanakan satu kali. Akan tetapi, kegiatan itu dapat berlangsung secara berkelanjutan.

“Agar tujuan terciptanya UMKM baru di Manado benar terwujud,” jelasnya.

Dia menyebut kehadiran Gojek di Manado membuka peluang bagi masyarakat untuk memanfaatkan teknologi dan memulai usaha. Apalagi, kini masyarakat menginginkan pelayanan serba cepat.

Sementara itu, salah satu owner merchant GoFood asal Manado, Meda Ummunisah, mengungkapkan pengalamannya menjadi mitra GoFood. Dengan modal awal Rp300.000, kini usahanya telah berkembang dengan omzet Rp210 juta per bulan.

Pada 2017, Meda menyabet gelar sebagai Juara Partner GoFood 2017. Tahun berikutnya, dia kembali meraih gelar Juara Partnet Go-Food dengan inovasi terbaik.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

wirausaha Gojek
Editor : Miftahul Ulum
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top