Jurnalis Antara Dikeroyok Polisi saat Aksi Unjuk Rasa di Makassar

Jurnalis kantor berita Antara mendapat perlakuan kasar dari oknum kepolisian saat meliput aksi unjuk rasa yang dilakukan aliansi mahasiswa Makassar.
Andini Ristyaningrum
Andini Ristyaningrum - Bisnis.com 24 September 2019  |  18:41 WIB
Jurnalis Antara Dikeroyok Polisi saat Aksi Unjuk Rasa di Makassar
Polisi membarikade dan memukul mundur massa dari kantor DPRD Sulawesi Selatan saat unjurasa menolak revisi beberapa RUU di DPR RI di Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa (24/9). Sejumlah elemen mahasiswa dari beberapa perguruan tinggi berunjukrasa di depan kantor DPRD Sulawesi Selatan yang berujung bentrokan dan puluhan mahasiswa ditahan aparat kepolisian. - Bisnis/Paulus Tandi Bone

Bisnis.com, MAKASSAR — Jurnalis kantor berita Antara mendapat perlakuan kasar dari oknum kepolisian saat meliput aksi unjuk rasa yang dilakukan aliansi mahasiswa Makassar.

Darwin Fathir menjadi korban pemukulan saat kericuhan terjadi antara massa pengunjuk rasa dengan polisi.

Dari informasi yang dihimpun Bisnis, Darwin hendak melerai polisi yang melakukan pemukulan terhadap salah seorang massa aksi. Namun, polisi turut melayangkan pukulannya kepada Darwin.

Rekan-rekan Darwin yang berada di sekitar lokasi sudah memperingatkan polisi bahwa Darwin adalah jurnalis. Namun, oknum polisi tersebut tetap memukul Darwin. Akibat kejadian itu Darwin mengalami luka di bagian kepala.

Kemeja putih yang dikenakan Darwin juga tampak dipenuhi bekas sepatu lars milik polisi. Darwin akhirnya dilarikan ke rumah sakit Awal Bros dan mendapat pengobatan dari petugas kesehatan.

Diketahui, Darwin sedang melakukan tugasnya meliput aksi mahasiswa yang menolak sejumlah kebijakan pemerintah dan DRP uang dinilai tidak pro rakyat. Beberapa tuntutan yakni terkait revisi UU KPK, RKUHP, RUU Minerba, dan sejumlah rancangan undang-undang lainnya.

Ribuan mahasiswa Makassar menggelar aksi unjuk rasa di flyover Makassar. Sebelumnya massa yang dari aliansi di sejumlah perguruan tinggi di Makassar berunjuk rasa di depan kantor DPRD Sulsel Jalan Urip Sumoharjo.

Selain Darwin, puluhan mahasiswa juga mengalami luka-luka dan diamankan oleh pihak kepolisian. Ada yang dilarikan ke RS Awal Bros ada juga yaang diamankan di gedung DPRD Sulsel. Pada kejadian itu, polisi juga melarang jurnalis untuk merekam ataupun mengambil gambar dari para korban. (K36)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
demo

Editor : Miftahul Ulum

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Top