Gorontalo Utara Bersiap Gelar Operasi Pasar di 11 Kecamatan

Pemkab Gorontalo Utara, Provinsi Gorontalo, berencana menggelar operasi pasar jelang bulan suci Ramadan untuk menstabilkan harga komoditas pangan yang mengalami kenaikan.
Newswire | 30 April 2019 19:13 WIB
Ilustrasi: Petugas mengemas telur saat operasi pasar gelar telur murah. - Antara/Aprillio Akbar

Bisnis.com, GORONTALO – Pemkab Gorontalo Utara, Provinsi Gorontalo, berencana menggelar operasi pasar jelang bulan suci Ramadan untuk menstabilkan harga komoditas pangan yang mengalami kenaikan.

"Kami turun memantau di pasar-pasar tradisional di daerah ini, beberapa komoditas mengalami kenaikan harga dan dikeluhkan masyarakat," ujar Kepala Bidang Perdagangan, Dinas Perdagangan Perindustrian Koperasi dan UMKM, Wilson Hadju, di Gorontalo, Selasa (30/4/2019).

Beberapa komoditas pangan yang mengalami kenaikan harga, di antaranya beras jenis pandan wangi, naik dari Rp12.500 per kilo gram menjadi Rp15.000 per kilo gram. Harga gula juga naik dari Rp12.000 per kilogram menjadi Rp13.000 per kilogram.

Harga ayam pedaging pun naik di kisaran Rp75.000-Rp80.000 per kilogram dari kisaran Rp65.000-Rp70.000 per kilo gram, tergantung ukuran.

Harga telur ayam juga naik di kisaran Rp1.800-Rp2.500 per butir, dari kisaran Rp1.400-Rp2.000 per butir tergantung ukurannya.

Wilson mengatakan pihaknya akan berkoordinasi dengan dinas terkait di Pemerintahan Provinsi Gorontalo, untuk menggelar operasi pasar yang rencananya akan digelar di beberapa titik, tersebar di 11 kecamatan.

"Operasi pasar itu agar mampu menekan kenaikan harga komoditas pasar yang banyak dikeluhkan masyarakat," ujarnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
gorontalo, operasi pasar

Sumber : Antara

Editor : M. Syahran W. Lubis

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top
Tutup