Gubernur Gorontalo Kesulitan Lipat Surat Suara

Gubernur Gorontalo Rusli Habibie menggunakan hak pilihnya dalam Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 di TPS 4 Kelurahan Moodu, Kecamatan Kota Timur, Kota Gorontalo, Rabu (17/4/2019) pagi.
Ilman A. Sudarwan
Ilman A. Sudarwan - Bisnis.com 17 April 2019  |  18:37 WIB
Gubernur Gorontalo Kesulitan Lipat Surat Suara
Gubernur Gorontalo terpilih Rusli Habibie (kanan) - Antara/Adiwinata Solihin

Bisnis.com, MANADO—Gubernur Gorontalo Rusli Habibie menggunakan hak pilihnya dalam Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 di TPS 4 Kelurahan Moodu, Kecamatan Kota Timur, Kota Gorontalo, Rabu (17/4/2019) pagi.

Rusli datang bersama istri Idah Syahidah serta dua anaknya Alham Prasogo Habibie dan Siti Maharani Habibie sekitar pukul 09.20 WITA. Mereka datang dari kediaman pribadi yang berjarak sekitar 300 meter dari TPS.

Hal menarik selama proses pencoblosan tersebut adalah cukup lamanya waktu yang dibutuhkan Rusli hingga keluar dari bilik suara. Dia menjadi orang terakhir dari rombongannya menyelesaikan pencoblosan dan melipat kembali surat suara di bilik suara.

“Sulit, agak lama. Saya hitung-hitung tadi sekitar 3 menit hampir 4 menit. Apalagi opa oma yang matanya sudah rabun, ini yang perlu diperhatikan. Ada petugas yang menuntun terutama untuk membuka dan melipat kertas,” ujarnya dikutip dari siaran pers, Rabu (17/4/2019).

Rusli memastikan kondisi Provinsi Gorontalo aman dan kondusif saat pencoblosan. Dia juga menilai tidak ada masalah berarti selama persiapan dan hari pelaksanaan pemungutan suara. Pada malam sebelumnya, dia bersama tim memantau kesiapan beberapa TPS di Gorontalo.

“Tadi subuh, tadi malam juga kami memantau semua aman. Pagi ini saya gembira masyarakat antusias untuk memilih. Dari jam 7 pagi mereka sudah mulai datang ke TPS,” imbuhnya.

Gubernur Gorontalo dua periode itu berharap masyarakat dapat memanfaatkan dan menyalurkan hak pilihnya pada Pemilu 2019. Dia juga mengingatkan agar peserta, tim sukses, dan masyarakat untuk mengendepankan keamanan dan ketertiban daerah.

Gubernur Rusli melarang pelaksanaan konvoi oleh tim sukses, partai politik atau peserta pemilu yang merayakan kemenangan usai pencoblosan. Hal itu menurutnya sudah menjadi kesepakatan unsur Forkopimda dan akan ditindak tegas bagi yang melanggarnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
gorontalo, Pemilu 2019

Editor : Andhika Anggoro Wening

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top