Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

PLN Resmikan SPKLU Kedua di Sulsel

Saat ini diketahui telah ada 9 unit SPKLU beroperasi dan tersebar di wilayah kerja PLN Regional Sulawesi, Maluku, Papua, dan Nusa Tenggara.
Nugroho Nafika Kassa
Nugroho Nafika Kassa - Bisnis.com 04 Januari 2022  |  20:30 WIB
Peresmian Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di Makassar.
Peresmian Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di Makassar.

Bisnis.com, MAKASSAR - PT PLN (Persero) kembali meresmikan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di Makassar. SPKLU ini menjadi yang kedua berdiri di Sulsel, sekaligus melengkapi 9 SPKLU yang beroperasi di wilayah kerja PLN Regional Sulawesi, Maluku, Papua, dan Nusa Tenggara.

Demi mengampanyekan penggunaan Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB) di Indonesia, SPKLU di Makassar kembali diresmikan di kantor PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Makassar Selatan, Selasa (4/1/2022).

Direktur Bisnis Regional Sulawesi, Maluku, Papua dan Nusa Tenggara PLN, Adi Priyanto memaparkan percepatan KBLBB akan dilakukan terutama di Sulsel. Upaya ini dianggap akan mendukung pengurangan impor BBM dan meningkatkan ketahanan energi nasional.

Proyeksi Kementerian ESDM dalam Grand Strategi Energi Nasional dijelaskannya, pada 2030 jumlah mobil listrik ditargetkan sekitar 2 juta unit, dan motor listrik sekitar 13 juta unit. Pada tahun yang sama, target penyediaan SPKLU sekitar 30 ribu unit dan Stasiun Penukaran Baterai Kendaraan Listrik (SPBKLU) sekitar 67.000 unit.

Saat ini diketahui telah ada 9 unit SPKLU beroperasi dan tersebar di wilayah kerja PLN Regional Sulawesi, Maluku, Papua, dan Nusa Tenggara.

"Kami berharap kehadiran SPKLU di gerbang Indonesia Timur ini dapat mendukung dan mempercepat terwujudnya ekosistem kendaraan listrik di tanah air dan mendukung para pengusaha penyedia kendaraan listrik," ungkap Adi Priyanto.

General Manager PLN UIW Sulselrabar, Awaluddin Hafid menambahkan SPKLU PLN tersebut dibangun selama kurang lebih satu bulan.

SPKLU ini memiliki beberapa fitur, antara lain Teknologi Fast Charging DC-DC-AC 50 kW. Teknologi ini memungkinkan pelanggan melakukan pengisian daya hanya dengan waktu 90 menit dalam kondisi 0-100% dan sudah dapat menempuh jarak 300 km (kapasitas Baterai 38,9 kWh).

"SPKLU yang telah terintegrasi dengan aplikasi charge.IN ini dapat melayani dua mobil secara bersamaan dengan durasi waktu pengisian daya masing-masing kendaraan 2 jam 30 menit dalam kondisi 0-100%," kata Awaluddin.

Saat ini sudah ada tiga SPKLU di wilayah kerja PLN UIW Sulselrabar. Yaitu SPKLU ULP Mattoanging (25 kW) dan SPKLU UP3 Makassar Selatan (50 kW) di Kota Makassar Sulsel, sementara SPKLU PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) WuaWua (2x25 kW) di Kota Kendari Provinsi Sulawesi Tenggara.

Ke depannya pada 2022 ini PLN UIW Sulselrabar akan menambah 2 unit SPKLU yang berlokasi di Kantor Gubernur Provinsi Sulawesi Selatan dan kantor PLN UP3 Pare-Pare Kota Parepare.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

PLN sulsel
Editor : Miftahul Ulum

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Banner E-paper
To top