Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pemprov Sulsel Bangun Menara Kembar di Makassar, Ini Alasannya

Kantor Gubernur Sulsel yang ada saat ini nantinya akan dijadikan ruang terbuka hijau (RTH) agar space publik semakin luas.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 07 November 2020  |  13:09 WIB
Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah.
Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah.

Bisnis.com, MAKASSAR - Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah bersama Forkopimda secara resmi melakukan groundbreaking (peletakan batu pertama) pembangunan Gedung Twin Tower Provinsi Sulsel di Kawasan Center Point of Indonesia Makassar, Sabtu (7/11/2020).

Gedung ini akan menjadi gedung terintegrasi antara Kantor Gubernur Sulsel, DPRD Sulsel serta Bupati/Wali Kota se-Sulsel dengan fasilitas lengkap lainnya seperti mal, hotel dan restoran.

"Kita ingin membangun sinergitas antara dinas, membangun secara terintegrasi semua. Tetapi kita punya kantor jauh-jauhan semua, sementara kita punya peluang dan lahan di pinggir pantai, sangat strategis untuk kita dijadikan pusat pemerintahan," urainya.

Sementara Kantor Gubernur Sulsel yang ada saat ini nantinya akan dijadikan ruang terbuka hijau (RTH) agar space publik semakin luas.

Pada dua tahun kepemimpinannya bersama Wakil Gubernur Andi Sudirman Sulaiman, Nurdin ingin memperkuat sinergitas antara dinas, salah satunya dengan membangun bangunan yang terintegrasi. "Saya kira untuk membangun Sulsel ke depan akan lebih mudah, karena kita semua semakin bersinergi," ucap Nurdin.

Nurdin Abdullah menyampaikan rasa syukurnya sebab di tengah pandemi Covid-19, Sulsel masih terus menggeliat melakukan pembangunan infrastruktur.

"Jadi saya kira dalam masa pandemi dan kontraksi pertumbuhan, kita masih bisa bergerak untuk membangun infrastruktur," kata Nurdin Abdullah.

Niat ini kemudian disambut oleh PT Waskita Karya sebagai perusahaan BUMN untuk membangun dengan sistem keyturn, yakni akan dibayarkan setelah gedung selesai. Gedung ini akan dibangun selama 18 bulan dengan anggaran pembangunan Rp1,9 triliun.

"BUMN pasti ada sumber-sumber pembiayaan dari luar dengan bunga yang lebih murah. Nanti setelah selesai baru kita bayar. Itupun tenggang waktu 25 tahun," kata Nurdin.

Direktur Utama Perseroda Sulsel Taufik Fachruddin menyebutkan hadirnya gedung ini juga berkat dukungan dari Gubernur dan Wakil Gubernur serta Forkopimda Sulsel dengan merubah status Perusda Sulsel menjadi Perseroda.

"Di Perseroda ini, selalu memberikan loncatan-loncatan yang terus terang kami juga keteteran. Tapi insyaallah dengan semangat yang dimiliki tim Perseroda, kita akan mengemban amanah yang diberikan tugas dan tanggung jawab oleh Bapak Gubernur untuk membangun Twin Tower Provinsi Sulsel," ujarnya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

makassar sulsel

Sumber : Antara

Editor : Miftahul Ulum

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top