Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Gubernur Sulsel Janji Segera Benahi Infrastruktur Daerah Terdampak Banjir

Infrastruktuir yang rusak akibat banjir di Sulawesi Selatan segera dibenahi.
Andini Ristyaningrum
Andini Ristyaningrum - Bisnis.com 13 Januari 2020  |  21:16 WIB
Pengendara berusaha menerobos banjir yang menggenangi ruas jalan Kelurahan Katimbang, Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu (12/1/2020). - Antara/Abriawan Abhe
Pengendara berusaha menerobos banjir yang menggenangi ruas jalan Kelurahan Katimbang, Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu (12/1/2020). - Antara/Abriawan Abhe

Bisnis.com, MAKASSAR – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulawesi Selatan mencatat terdapat enam daerah yang mengalami banjir akibat hujan deras yang terus mengguyur sejak awal Januari 2020 hingga Minggu (12/1/2020).

Banjir tersebut bahkan menelan dua korban jiwa masing-masing berasal dari Kabupaten Soppeng dan Barru.

Selain Soppeng dan Barru, keempat daerah lain yang juga mengalami banjir di antaranya Kabupaten Maros, Sidrap, Pinrang, dan Kota Parepare. Setelah banjir, Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah meninjau sejumlah titik lokasi pada Senin (13/1/2020).

Kepada pemerintah daerah setempat, Nurdin meminta agar segera dilakukan pendataan terhadap warga dan kerusakan infrastruktur yang terjadi akibat banjir. Nurdin berjanji segera menangani segala permasalahan di daerah tersampak.

"Kita sudah menyiapkan bantuan berupa dana kontingensi darurat bencana dan juga akan diberikan melalui bantuan keuangan daerah untuk infrastruktur yang rusak," ungkap Nurdin.

Khusus untuk fasilitas pemerintah seperti jembatan gantung, pasar dan sebagainya, akan dibantu melalui keuangan daerah sehingga masyarakat bisa beraktivitas normal.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Sulsel Rudy Djamaluddin mengemukakan kerusakan akibat bencana menjadi tanggung jawab bersama.

Persoalan infrastruktur, PUPR akan melakukan koordinasi dengan pihak Balai Besar Pompengan, termasuk apa yang menjadi kewenangannya, misalnya aliran sungai. 

"Kewenangan kita akan kita tindaklanjuti. Sudah ada beberapa catatan Pak Gubernur menginstruksikan untuk ditindaklanjuti. Seperti di Barru, ada jembatan penyebrangan yang hanyut. Itu akan kita redesain," ucapnya.

Pemprov telah berkoordinasi dengan pihak daerah untuk menugaskan Badan Pengelolaan Keuangan Daerah masing-masing ke Pemprov melakukan koordinasi untuk pencairan. Apalagi Sulsel telah menyiapkan anggaran sebesar Rp20 miliar untuk tanggap bencana.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

banjir sulawesi selatan
Editor : M. Syahran W. Lubis
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top