J Resources Bolaang Mongondow Kucurkan US$82.936 untuk Eksplorasi Agustus 2019

PT J Resources Bolaang Mongondow, entitas anak PT J Resources Asia Pasifik Tbk., mengucurkan dana US$82.936 untuk eksplorasi pada Agustus 2019.
M. Nurhadi Pratomo
M. Nurhadi Pratomo - Bisnis.com 13 September 2019  |  14:57 WIB
J Resources Bolaang Mongondow Kucurkan US$82.936 untuk Eksplorasi Agustus 2019
Ilustrasi

Bisnis.com, MANADO — PT J Resources Bolaang Mongondow, entitas anak PT J Resources Asia Pasifik Tbk., mengucurkan dana US$82.936 untuk eksplorasi pada Agustus 2019.

Berdasarkan keterbukaan informasi di laman Bursa Efek Indonesia (BEI), yang dikutip Jumat (13/9/2019), J Resources Bolaang Mongondow (JRBM) melaporkan kegiatan eksplorasi masih berlangsung di Blok Bakan, Sulawesi Utara. 

JRBM menyebut hasil kegiatan eksplorasi pada Agustus 2019 yakni kegiatan pembuatan lintasan untuk pengambilan contoh tanah atau soil dengan menggunakan metode hand auger. Selain itu dilakukan pemetaan geologi permukaan di North Villa. 

Kegiatan itu meliputi pembuatan titik ikat di lapangan dengan menggunakan total station, diteruskan dengan pembuatan lintasan grid menggunakan metode tape and compass

Titik ikat tersebut akan digunakan sebagai acuan untuk pembuatan lintasan grid. 

JRBM menyebut sebelumnya telah direncanakan pengambilan contoh tanah di 35 titik dengan menggunakan pola diamond. Tujuannya, untuk mendapatkan gambaran umum mengenai geologi, alterasi, dan anomali mineralisasi di area North Villa yang tertutup tanah cukup tebal.

“Kegiatan pengambilan contoh di lapangan dapat diselesaikan pada akhir bulan ini,” tulis manajemen JRBM.

Total biaya eksplorasi yang dikeluarkan JRBM senilai US$82.936 pada Agustus 2019. Nilai itu naik dari US$55.623 pada Juli 2019. 

Seperti diketahui, JRBM merupakan usaha dari PT J Resources Nusantara yang dimiliki oleh J Resources Asia Pasifik sebesar 99,99 persen. Total area kontrak karya yang dimiliki seluas 58.150 hektare yang terbagi ke dalam Blok Bakan dan Blok Lanut, Sulawesi Utara.

Blok Bakan merupakan proyek tambang emas yang telah berproduksi sejak Desember 2013. Lokasi itu telah sesuai dengan JORC Compliant Proven & Probable Ore Reserves 396.000 ounces (oz) emas yang terkandung dalam measured, indicated & inferred mineral resources sebanyak 1,22 juta oz emas per 31 Desember 2018.

Tambang emas memberikan kontribusi kepada J Resources Asia Pasifik dengan kapasitas produksi 70.000—80.000 oz per tahun. Jumlah reserves yang dimiliki cukup untuk 5 tahun—6 tahun sebelum dilakukan kegiatan eksplorasi tambahan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
emas, j resources asia pasifik

Editor : Saeno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top