PLN Sulselrabar Agresif Tingkatkan Pelanggan Premium

PLN UIW Sulselrabar berkomitmen memacu penambahan pelanggan premium tahun ini sehingga bisa berkontribusi terhadap peningkatan penjualan listrik di wilayah Sulselrabar.
Andini Ristyaningrum
Andini Ristyaningrum - Bisnis.com 26 Juni 2019  |  16:02 WIB
PLN Sulselrabar Agresif Tingkatkan Pelanggan Premium
Pekerja memasang jaringan kabel ke tower milik PT PLN yang akan dialiri listrik dari PLTU IPP 3 Kendari, di Desa Pousu Jaya, Konda, Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, Rabu (7/11/2018). - Antara/Jojon

Bisnis.com, MAKASSAR — PLN UIW Sulselrabar berkomitmen memacu penambahan pelanggan premium tahun ini sehingga bisa berkontribusi terhadap peningkatan penjualan listrik di wilayah Sulselrabar.

General Manager PLN Sulselrabar, Bambang Yusuf menerangkan, pada 2019 ini pihaknya menargetkan sebanyak 50 pelanggan yang bisa menikmati layanan premium. Adapun untuk pelanggan tersebut BUMN pemasok listrik ini membidik industri besar, termasuk rumah sakit, perhotelan, dan perkantoran.

"Secara total, saat ini sudah ada 31 pelanggan premium di wilayah kerja kami. Di mana mereka bisa menikmati layanan khusus dengan mutu, garansi, dan tingkat kualitas layanan terbaik," kata Bambang, Rabu (26/6/2019).

Dari jumlah tersebut, PLN Sulselrabar masih perlu menambah 19 pelanggan lagi untuk mencapai target pelanggan premium di tahun ini. Bambang mengaku optimistis target tersebut bisa tercapai dengan melihat animo para pelaku industri besar di wilayah Sulselrabar.

Sebelumnya, PLN Sulselrabar telah menggandeng sejumlah sejumlah rumah sakit di antaranya RSUD Wahidin Sudiro Husodo dengan kontrak daya 880 kVA, RS Islam Faisal 2 MVA, juga industri perhotelan Four Point Hotel dengan kontrak daya 1,5 MVA, PT Huadi Nickel Alloy sebesar 47 MVA dan sedang progres tambah 170 MVA.

Beberapa waktu lalu PT Pegadaian (Persero) Cabang Palopo juga resmi menjadi pelanggan premium platinum TR (Tegangan Rendah) PLN Pertama di wilayah kerja Luwu Raya dan Toraja dengan daya kontrak 16.500 VA. Yang terbaru, Terminal Peti Kemas Pelindo IV juga memantapkan pilihan untuk beralih menjadi pelanggan premium.

"Lewat penandatanganan Surat Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik (SPJBTL),
Terminal Peti Kemas Pelindo IV resmi menjadi dengan fasilitas Layanan Premium Bronze dengan total daya 4.330.000 VA," kata Bambang.

Penandatanganan Surat Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik (SPJBTL) dilakukan oleh Bambang Yusuf sendiri dan General Manager Terminal Peti Kemas Pelindo IV Yosef Benny Rohy. Dengan begitu Terminal Peti Kemas Pelindo juga akan menikmati layanan khusus dan jaminan kontinuitas pasokan listrik secara terus menerus tanpa padam.

General Manager Terminal Peti Kemas Pelindo IV, Yosef Benny Rohy mengungkapkan, pilihan perseroan untuk menjadi pelanggan premium sudah seyogyanya dilakukan. Mengingat aktivitas di terminal peti kemas tak membutuhkan tenaga listrik yang sedikit dan stabil.

"Ini juga demi menjaga kontinuitas kegiatan di pelabuhan sehingga membutuhkan jaringan listrik yang stabil dan tidak boleh padam," ungkap Yosef.

Diketahui, saat ini daya mampu sistem kelistrikan Sulawesi Bagian Selatan (Sulbgsel) mencapai 1.500 Mega Watt (MW), dengan beban puncak rerata sebesar 1.100 MW. Hal itu berarti, masih tersedia cadangan daya sekitar 400 MW yang menjadi potensi besar bagi para investor yang membutuhkan pasokan listrik di wilayah tersebut.

Adapun jumlah konsumen untuk Sulbagsel saat ini menembus angka 3.003.591 pelanggan. Dengan rincian, 2.789.188 pelanggan rumah tangga. Pelanggan bisnis 137.373, industri 2.622 pelanggan, pemerintah 20.359, sosial 53.500 pelanggan dan layanan khusus 549 pelanggan. (k36)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
PLN, sulsel

Editor : Miftahul Ulum

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top