Berebut Kursi Pj Wali Kota Makassar, Tiga Calon Paparkan Isu Strategis

Secara garis besar ketiga calon Pj Wali Kota Makassar memaparkan tentang bagaimana Kota Makassar tumbuh sebagai kota metropolitan dengan pertumbuhan ekonomi yang berada di atas Sulsel bahkan nasional. Pada 2018 lalu pertumbuhan ekonomi Makassar mampu bertengger di angka 8,23%.
Andini Ristyaningrum
Andini Ristyaningrum - Bisnis.com 18 April 2019  |  21:42 WIB
Berebut Kursi Pj Wali Kota Makassar, Tiga Calon Paparkan Isu Strategis
Calon Pj Wali Kota Makassar (dari kiri ke kanan), Plt Kepala Balenda Sulsel Denni Irawan, Kepala Balitbangda Sulsel Iqbal Suhaeb, dan Kepala Dinas Kelautan Sulsel Sulkaf Latief.

Bisnis.com, MAKASSAR – Penyaringan bakal Penjabat (Pj) Wali Kota Makassar menyisakan tiga nama, di antaranya Plt Kepala Balenda Sulsel Denni Irawan, Kepala Balitbangda Sulsel Iqbal Suhaeb, dan Kepala Dinas Kelautan Sulsel Sulkaf Latief.

Ketiganya merupakan peraih skor terbaik pada proses penjaringan yang sebelumnya diikuti 12 calon.

Di hadapan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah-Andi Sudirman Sulaiman, ketiganya mempresentasikan rencana kerja hingga 19 bulan mendatang. Baik Sulkaf, Denni, maupun Iqbal, ketiganya mengangkat isu strategis dalam materi presentasi program jangka pendek.

Secara garis besar ketiga calon Pj Wali Kota Makassar memaparkan tentang bagaimana Kota Makassar tumbuh sebagai kota metropolitan dengan pertumbuhan ekonomi yang berada di atas Sulsel bahkan nasional. Pada 2018 lalu pertumbuhan ekonomi Makassar mampu bertengger di angka 8,23%.

“Sebagai hub di timur Indonesia, Makassar memiliki potensi yang besar untuk terus menggenjot perekonomiannya,” ungkap Sulkaf Latief dalam pemaparannya.

Menurutnya, hal itu didukung dengan lokasi Kota Makassar yang strategis dan telah menjadi gerbang perekonomian di timur Indonesia. Untuk mempertahankannya Sulkaf menyebut perlunya sejumlah strategi, salah satunya dengan menciptakan sistem birokrasi dengan melakukan pengembangan dan peningkatan kualitas diri.

Calon lain, Denni Irawan menyampaikan bahwa Makassar merupakan kota maritim, niaga, pendidikan, budaya, dan jasa yang berorientasi global, berwawasan lingkungan, dan paling bersahabat. Itu terlihat dari kontribusi Kota Makassar terhadap PDRB Sulsel sebesar 33,74%.

Sementara itu, Iqbal memaparkan program jangka pendek yakni usaha memangkas angka kemiskinan di Makassar dengan mengembangkan potensi pariwisata yang ada. Selain itu, Iqbal juga berkomitmen untuk menciptakan iklim usaha yang baik bagi para pelaku usaha.

Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah menyatakan, ketiga calon merupakan orang-orang terpilih dengan integritas yang tak diragukan lagi. Setelah pemaparan program ketiga nama calon Pj Wali Kota Makassar akan segera diserahkan Nurdin kepada Kementerian Dalam Negeri.

“Ketiganya layak diusung lampiran penilaian karakter dan program yang ditawarkan. Kami menjamin nama yang diusung berdasarkan nilai dan program terbaik untuk Kota Makassar,” tegas Nurdin.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
makassar

Editor : M. Taufikul Basari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Top