Perbaikan Daftar Pemilih di Lokasi Bencana Palu Sulit Dilakukan

Oleh: Newswire 24 Oktober 2018 | 09:16 WIB
Perbaikan Daftar Pemilih di Lokasi Bencana Palu Sulit Dilakukan
Mengecek akurasi Daftar Pemilih Tetap (DPT) di laman https://sidalih3.kpu.go.id.

Bisnis.com, PALU – Komisi Pemilihan Umum Sulawesi Tengah (Sulteng) kesulitan melakukan perbaikan Daftar Pemilih Tetap Hasil Perbaikan (DPTHP) di tiga wilayah terdampak gempa-tsunami sesuai jadwal, yaitu Kota Palu, Kabupaten Donggala dan Sigi.

Ketua KPU Provinsi Sulteng, Tanwir Lamaming, Rabu (24/10/2018), saat diwawancara melalui telepon mengatakan, telah melakukan koordinasi dengan KPU di tiga wilayah itu, untuk mengetahui kesiapan mereka melakukan tahapan DPTHP tahap II yang jadwalnya segera bergulir.

Jika tidak bisa dilakukan, kondisinya akan dipaparkan ke KPU RI, untuk meminta kebijaksanaan penundaannya tanpa mengganggu tahapan lainnya.

"Kelihatannya memang belum ada kesiapan untuk melakukan tahapan DPTHP II, mengingat para penyelenggara di tingkat bawah, khususnya Panitia Pemungutan Suara (PPS) masih dalam situasi sulit," ujar Tanwir.

Pihaknya memberi kesempatan selama 10 hari ke depan bagi KPU di tiga wilayah itu, untuk melakukan pendataan ulang terhadap kesiapan penyelenggara di tingkat bawah.

"Hasilnya nanti, dapat memastikan secara konkret dan faktual apakah DPTHP II untuk Pemilu 2019 bisa ditunda ataukah tetap berjalan sesuai waktu," ujar Tanwir.

Ia memastikan, penundaan yang terjadi hanya pada tahapan perbaikan DPTHP II, tanpa mengganggu tahapan lainnya yang dipastikan tetap berjalan.

Ia mengatakan, penundaan itu dapat merujuk pada Undang-undang (UU) nomor 7 tahun 2017 pasal 431, yang menyebut Pemilu lanjutan yang diakibatkan bencana alam.

Tanwir memastikan, pada dasarnya pihak KPU Provinsi dan tiga kabupaten/kota itu, bisa melaksanakan seluruh tahapan Pemilu 2019.

Sebelum bencana gempa dan tsunami melanda Sulawesi Tengah, DPTHP yang telah ditetapkan mencapai 1.886.810 pemilih, terdiri dari 959.571 pemilih laki-laki dan 927.239 pemilih perempuan.

Sumber : Antara

Editor: Miftahul Ulum

Berita Terkini Lainnya

Berita Populer