Makassar New Port Bakal Ekspor Perdana ke Eropa

Oleh: Amri Nur Rahmat 22 Oktober 2018 | 15:46 WIB

Bisnis.com, MAKASSAR - Proyek Makassar New Port atau MNP diklaim bakal segera memasuki tahaoan operasional perdana seiring dengan rampungnya konstruksi fisik dermaga serta mobilisasi alat bongkar muat di infrastruktur tersebut. 

Direktur Utama Pelindo IV Farid Padang mengatakan operasional perdana MNP akan ditandai dengan seremoni pelepasan ekspor langsung ke Eropa.

Dia menjelaskan, pengoperasian itu mengikuti pengerjaan fisik tahap 1A mencakup dermaga pelayanan bongkar muat dan didukung oleh alat berupa  Container Crane (CC) dan Rubber Tyred Gantry (RTG).

Menurut dia, progress pembangunan MNP secara agregat telah mencapai 86,90% dengan komposisi realisasi pekerjaan fisik untuk dermaga atau Paket 1 A sudah 100%.

“Selanjutnya pekerjaan fisik untuk causeway dengan lapangan penumpukan atau Paket 1 B sekitar 85,86%. Kemudian Paket 1 C atau breakwater sekitar 70,99%,” jelas Farid dalam keterangan, Senin (22/10/2018).   

Dia menyebutkan, satu unit sudah didatangkan pihaknya beberapa waktu lalu. Dengan pengoperasin MNP nanti, pihaknya juga akan merelokasi 1 unit CC yang eksisting dari Terminal Petikemas Makassar dengan 2 RTG untuk kesiapan soft launching yang waktunya masih tentatif, antara 28 Oktober sampai 2 November 2018. 

Secara umum, papar Farid, pengerjaan fisik MNP sangat sesuai dengan progress, bahkan lebih cepat daripada target yang ditetapkan. Sejak dibangun pada sekitar Juni 2015, kini pembangunan dermaga MNP sudah rampung secara keseluruhan. 

“Akhir Desember tahun ini, kami [Pelindo IV] sudah bisa launching secara umum untuk Tahap I A. Di Tahap 1 B dan C sudah dilelang untuk yang 650 meter tambahan dan insya Allah sudah dapat pemenang yang akan kami umumkan dan sejauh ini masih sesuai on schedule untuk rencana soft launching.”. 

Farid menguraikan jika pihaknya juga telah mengirim surat resmi kepada Menteri BUMN, Rini M. Soemarno, terkait pengoperasian dan rencana soft launching MNP.

“Ketika Menteri BUMN datang meninjau MNP beberapa waktu lalu, bertepatan dengan datanganya alat, beliau menargetkan kepada kami sebagai CEO Pelindo IV yang baru untuk tetap on the schedule dan kami juga berharap tidak ada hambatan dalam proses tersebut,” ujarnya. 

Farid juga menyampaikan bahwa saat soft launching nanti, pihaknya sekaligus melakukan ekspor perdana ke Eropa dari Makassar New Port. “Kami akan menggabungkan antara rencana ekspor perdana ke Eropa, bersamaan dengan soft launching MNP.”.

Menurutnya, ada beberapa alasan mengapa pihaknya melakukan ekspor perdana ke Eropa bertepatan dengan soft launching MNP. Pertama, selama ini belum ada direct call yang ke Eropa langsung dari pelabuhan kita [Terminal Petikemas Makassar]. 

Kedua, kami juga akan menunjukkan kepada publik maupun kepada operator, pengguna jasa dan semua asosiasi, stakeholder yang terlibat dalam pelabuhan bahwa dengan adanya MNP sangat membantu dan membuka ruang ekspor menjadi lebih besar, yang dijadikan hub besar di Indonesia Timur, dengan mengubah pola angkutan kapal kapal yang ukuran besar dapat masuk, sekaligus mengurai antrian yang terjadi di pelabuhan eksisting, di Terminal Petikemas Makassar (TPM). 

“Di mana, jumlah kapal yang sudah sangat padat di dermaga kita yang sekitar 850 meter yang di TPM. Sekarang ini, kapasitas yang bisa diangkut dengan posisi dermaga 362 meter ini yang bisa disandari 2 kapal, untuk sementara perhitungan kami bisa 1.000 sampai 1.500 TEUs, jauh lebih besar dari kapasitas maksimum di TPM yang hanya 350.000 TEUs,” tukas Farid.

Editor: Rustam Agus

Berita Terkini Lainnya

Berita Populer