Forum KTI Perkenalkan Lima Inovasi Pemicu Pembangunan

Oleh: Andini Ristyaningrum 22 Oktober 2018 | 19:52 WIB
Forum KTI Perkenalkan Lima Inovasi Pemicu Pembangunan
Minyak jelantah yang diubah menjadi bahan bakar diesel jadi salah satu inovasi yang bakal dipamerkan di forum Kawasan Timur Indonesia (KTI)./Ilustrasi

Bisnis.com, MAKASSAR – Forum Kawasan Timur Indonesia (KTI) bakal memperkenalkan lima inovasi yang diyakini mampu mempercepat pembangunan kawasan.

Direktur Eksekutif Yayasan BaKTI Muhammad Yusran Laitupa mengatakan, seluruh inovator itu telah melalui tahap penyeleksian dan verifikasi. Sebanyak lima inovasi yang kemudian diberi nama Lima Praktik Cerdas akan diperkenalkan pada Festival Forum KTI.

"Ini merupakan inovasi dan temuan yang belum banyak dipresentasikan dan didokumentasikan di depan publik. Melalui festival inilah kami akan memperkenalkannya," ungkap Yusran di Makassar, Senin (22/10/2018).

Adapun Lima Praktik Cerdas yang akan diperkenalkan seperti, Kampung Ekologi Penjaga Tidore (Kalaodi), mengubah minyak jelantah menjadi Bio-diesel, PANADA (Portal Analisis Data Berbasis Peta di Kota Manado), Lakoat Kujawas "Dari Pendidikan Karakter ke Kewirausahaan Sosial", dan data yang mengubah dunia dalam bentuk Sistem Administrasi dan Informasi Kampung dan Distrik di Papua dan Papua Barat.

Kelima Praktik Cerdas yang terpilih kata Yusran, sudah sesuai dengan tema yang diangkat yaitu meliputi inovasi pada bisabf pelayanan kesehatan, pendidikan, lingkungan hidup, pengembangan ekonomi lokal, pembangunan pedesaan, dan upaya-upaya mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan.

Festival Forum KTI VIII ini lanjut Yusran menargetkan 700 peserta yang hadir, di mana nantinya dalam forum tersebut akan mengajak peserta untuk saling mendukung antar pemerintah daerah, pemerintah nasional, dan lembaga swadaya masyarakat, mitra pembangunan internasional dan beberapa stakeholder lainnya.

"Festival ini digelar yang kedelapan kalinya dan akan hadir dalam format festival dengan pendekatan kreatif untuk mendorong terjadinya interaksi antar pelaku dan pembangunan," jelas Yusran.

Acara yang akan berlangsung pada 24-25 Oktober 2018 di Hotel Four Points by Sheraton ini rencananya akan menghadirkan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Mochamad Basuki Hadimuljono dan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Eko Putro Sandjojo.

Editor: Miftahul Ulum

Berita Terkini Lainnya