Kalla Group Dirikan Anak Usaha Baru Sektor Energi dan Otomotif

Oleh: Amri Nur Rahmat 18 Oktober 2018 | 17:13 WIB
Kalla Group Dirikan Anak Usaha Baru Sektor Energi dan Otomotif
President Director Kalla Group Solihin Jusuf Kalla (kanan) didampingi Corporate Strategic and Development Director Kalla Group Disa R. Noviyanti menjelaskan logo baru Kalla Group di Wisma Kalla Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis (18/10)./Bisnis-Paulus Tandi Bone

Bisnis.com, MAKASSAR — Konglomerasi asal Makassar, Kalla Group menambah portofolio bisnis melalui pendirian dua unit usaha yang bergerak pada sektor energi serta otomotif.

Presiden Direktur Kalla Group Solihin Jusuf Kalla mengatakan kedua anak usaha anyar itu ditargetkan mulai beroperasi pada 2019 mendatang, yang mana saat ini telah memasuki tahapan finalisasi.

Dia menjabarkan, anak usaha bidang energi mineral yang didirikan adalah PT Bumi Mineral Sulawesi untuk kegiatan pemurnian bijih nikel serta PT Gowa Kencana Motor sebagai jaringan diler penjualan kendaraan komersial merk Mercedez Benz di Sulawesi.

"Konstruksi smelter [Bumi Mineral] tengah berjalan dan diharapkan tahun depan sudah mulai beroperasi. Sedangkan jaringan diler untuk memulai kegiatan penjualan tahun ini," katanya saat seremoni Re-Branding Kalla Group, Kamis (18/10/2018).

Dengan pendirian dua unit bisnis tersebut, Kalla Group yang merupakan kelompok usaha milik keluarga Wakil Presiden Jusuf Kalla ini memiliki sebanyak 26 perusahaan yang bergerak pada beragam sektor utama.

Secara umum, konglomerasi ini bergerak pada sektor otomotif, transportasi, logistik, konstruksi, properti, manufaktur dan energi yang terbesar pada sejumlah daerah di Tanah Air, meski sebagian besar berbasis di Sulawesi.

Selain itu, Solihin juga mengungkapkan jika pihaknya akan membentuk venture capital yang dipersiapkan menggairahkan pelaku usaha rintisan atau startup di Sulsel maupun wilayah timur secara umum.

Dia menjelaskan, venture capital itu bakal dibarengi dengan pembentukan sebuah ruang kolaborasi yang diberi nama Saoraja Hub untuk menghimpun ide kreatif generasi milenial yang memiliki orientasi pada bisnis rintisan.

"Untuk segmen sementara kita rancang, untuk hitungan bisnisnya belum kami pikirkan karena fokusnya untuk pemberdayaan generasi milenial di wilayah cakupan Kalla Group," papar putra Jusuf Kalla ini.

Dalam kesempatan sama, Corporate Strategic & Development Director Kalla Group Disa R. Noviyanti mengatakan langkah perluasan unit bisnis yang dilakukan perusahaan masih berfokus pada sektor eksisting agar lebih optimal dari sisi kinerja.

Selain itu, landasan pendirian unit usaha juga mengacu pada potensi yang masih belum tergarap, yakni pada sektor energi mineral serta otomotif.

"Secara umum, kami inginnya ikut memberikan manfaat bagi perekonomian daerah, dengan menggarap potensi yang ada," ujarnya.

Editor: Miftahul Ulum

Berita Terkini Lainnya