Bank Sentral Pacu Sistem Syariah Beri Kontribusi Signifkan Sektor Rill Sulsel

Oleh: Amri Nur Rahmat 13 September 2018 | 20:19 WIB
Bank Sentral Pacu Sistem Syariah Beri Kontribusi Signifkan Sektor Rill Sulsel
Kantor Bank Indonesia/Ilustrasi-Bisnis

Bisnis.com, MAKASSAR - Bank Indonesia Provinsi Sulsel berupaya mendorong sistem ekonomi dan keuangan syariah memberikan kontribusi terhadap pengembangan sektor rill di daerah tersebut.

Kepala BI Provinsi Sulsel Bambang Kusmiarso mengatakan upaya tersebut dimanifestasikan melalui penyelenggaraan Pekan Ekonomi Syariah dengan melibatkan stakholder perekonomian yang aktif dalam berbagai sektor di Sulsel.

Adapun kegiatan yang menjadi rangkaian dari Festival Ekonomi Syariah 2018 tingkat Kawasan Timur Indonesia (KTI) dan Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) tingkat Nasional itu dijadwalkan berlangsung pada 14 September hingga 16 September 2018 mendatang.

"Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi salah satu stimulus dalam upaya pemberdayaan ekonomi daerah dan menjadikan Sulsel sebagai salah satu penggerak utama dalam pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di Indonesia," katanya, Kamis (13/9/2018).

Sesuai dengan perencanaan, seremoni pembukaan Pekan Ekonomi Syariah 2018 yang mengambil tema “Optimalisasi Wisata Berbasis Syariah untuk Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Inklusif” itu bakal dihadiri oleh Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah.

Bambang menjelaskan, terdapat beberapa rangkaian dari kegiatan tersebut mulai dari Expo, seminar, talkshow, workshop, edukasi dan sosialisasi perihal keuangan syariah hingga ciri-ciri keaslian uang rupiah.

Secara terperinci, Expo atau pameran dan bazaar bakal bertemakan food, fashion dan finance yang diikuti oleh UMKM & Koperasi dibidang Food dan fashion, travel tour, pondok pesantren, lembaga zakat perbankan syariah, Otoritas Jasa Keuangan dan lembaga lainnya. 

Kemudian untuk seminar mengambil tema “Strategi Cerdas Menembus Pasar Internasional” dengan menghadirkan Vivi Zubedi, Fashion Designer pakaian Muslim Abaya yang telah menembus pasar internasional Amerika Serikat dan sukses menampilkan hasil karyanya dalam New York Fashion Week 2018, pagelaran fashion di London dan pagelaran fashion internasional lainnya.

Selanjutnya talkshow bertemakan “Pengusaha Muda Yang Berkarakter Islam” yang melibatkan oleh Hipmi Sulsel dan entrepreneur muda syariah.

Adapun workshop bakal mengulas perihal sertifikasi halal bersama Majelis Ulama Indonesia (MUI), Pemerintah Daerah, dan Kementrian Agama.

Pengenalan keuangan syariah dan konsultasi pembiayaan oleh perbankan syariah serta sosialisasi ciri-ciri keaslian uang rupiah dan penukaran uang rupiah.

Tidak hanya itu, kegiatan itu bakal diisi pula dengan beragam hiburan, pertunjukan seni dan budaya serta live music yang bernuansa syariah.

Menurut Bambang, serangkaian kegiatan dalam Pekan Ekonomi Syariah 2018 itu diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan komitmen masyarakat dalam mendukung akselerasi pengembangan ekonomi syariah serta memperluas keuangan inklusif.  

Editor: Rustam Agus

Berita Terkini Lainnya