Gelar Bursa Kerja, Disnaker Sulut Gandeng 44 Perusahaan

Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Sulawesi Utara menyelenggarakan pameran kesempatan kerja dengan menggandeng total 44 perusahaan di berbagai sektor dengan total 2.364 lowongan pekerjaan.
Deandra Syarizka | 05 September 2018 16:40 WIB
Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Sulawesi Utara menyelenggarakan bursa kerja di Manado. - Bisnis.com/Deandra Syarizka

Bisnis.com, MANADO – Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Sulawesi Utara menyelenggarakan pameran kesempatan kerja dengan menggandeng total 44 perusahaan di berbagai sektor dengan total 2.364 lowongan pekerjaan.

Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Sulut Erny B. Tumundo memerinci perusahaan dari berbagai sektor itu mulai berupa ritel, perhotelan, asuransi, perbankan, keuangan, jasa, industri pabrikan, distributor kendaraan, distributor produk, perikanan, investasi, dan penyedia jasa lainnya.

“Ini menjadi pameran kesempatan kerja yang kedua kami gelar tahun ini. April lalu kami juga melaksanakannya. Mudah-mudahan nanti sebelum akhir tahun ada kesempatan lagi,” ujarnya di sela-sela pembukaan pameran kesempatan kerja itu di Manado, Sulut, pada Rabu (5/9/2018).

Dia menambahkan dalam pameran ini para pencari kerja diwajibkan mendaftarkan dirinya secara online. Hal tersebut bertujuan memudahkan Disnaker dalam menghimpun data ketenagakerjaan berupa jenis kelamin pencari kerja, latar pendidikan, serta jabatan dan jenis pekerjaan yang mereka perlukan.

Tahun lalu, kata Erny, pihaknya juga menyelenggarakan total tujuh bursa kerja, dengan total lowongan 6.000 pekerjaan. Dari jumlah tersebut, dia mengklaim tingkat penyerapan tenaga kerja mencapai 60% hingga 70%.

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Pemprov Sulut Edison Humiang menjelaskan tingkat pengangguran menjadi salah satu indikator pembangunan ekonomi.

Menurutnya, besaran tingkat pengangguran terbuka (TPT) yang tinggi merupakan masalah serius karena berdampak terhadap lambatnya pertumbuhan ekonomi serta meningkatkan angka kemiskinan.

“Meskipun TPT berkurang, masih perlu banyak hal yang harus diselesaikan. Pemerintah telah berupaya mendorong pertumbuhan ekonomi di semua sektor melalui program Operasi Daerah Selesaikan Kemiskinan (ODSK) yang di dalamnya meliputi program kesempatan kerja,” ujarnya.

Berdasarkan data BPS, angka TPT Sulut pada Februari 2018 berada di kisaran 6,09%, lebih tinggi dari nasional sebesar 5,13%. Persentase tersebut telah menurun dibandingkan dengan Februari 2016 sebesar  7,82% dan Februari 2017 sebesar 6,12%.

Lebih lanjut, Edison berharap penyelenggaraan bursa kerja seperti ini mampu menjembatani para pencari kerja degan perusahaan yang membutuhkan tenaga kerja.

Guna memaksimalkan penyerapan tenaga kerja, dia pun mengimbau Disnaker untuk menggandeng lebih banyak lagi perusahaan agar terlibat dalam bursa kerja ke depannya.

Tag : ketenagakerjaan
Editor : M. Syahran W. Lubis

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top