Presiden Jokowi Sumbang Sapi Seberat 925 Kg di Makassar

Oleh: Andini Ristyaningrum 21 Agustus 2018 | 11:38 WIB
Presiden Jokowi Sumbang Sapi Seberat 925 Kg di Makassar
Petugas dari Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Surabaya memeriksa gigi seekor sapi di salah satu sentra penjualan hewan kurban di Surabaya, Jawa Timur, Rabu (15/8)./ANTARA FOTO-Didik Suhartono

Bisnis.com, MAKASSAR -- Presiden RI Joko Widodo turut menyumbangkan hewan kurban sapi di Makassar, Sulawesi Selatan seberat 925 kilogram.

Mewakili Jokowi, Pj Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Soni Sumarsono akan menyerahkan sapi kurban tersebut pada Hari Raya Iduladha di Lapangan Karebosi Makassar, Rabu (22/8/2018).

"Besok saya akan menghadiri undangan Wali Kota Makassar di Lapangan Karebosi, sekaligus menyerahkan amanah yang diberikan presiden yaitu satu ekor sapi yang beratnya hampir 1 ton untuk kaum dhuafa," ungkapnya di kantor Gubernur Sulsel, Selasa, (21/8).

Sementara itu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel akan menyumbang sebanyak 114 ekor sapi. Sebagian di antaranya bakal dibagikan untuk masjid, pesantren, dan lembaga keagamaan.

Kepala Biro Kesehatan Masyarakat Sulsel Herman menjelaskan jumlah hewan kurban yang disumbangkan Pemprov Sulsel tahun ini mengalami peningkatan dibanding tahun sebelumnya.

"Tahun lalu, kami sumbang 100 ekor sapi kurban untuk masjid, pesantren, dan lembaga keagamaan. Tahun ini, ada penambahanan empat ekor," sebutnya.

Herman menuturkan dari seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkup Pemprov Sulsel, tahun ini sumbangan sapi terbanyak berasal dari Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) dengan jumlah sembilan ekor sapi.

Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Sulsel Abdul Azis menegaskan seluruh hewan kurban yang disumbangkan oleh Pemprov Sulsel terjamin kesehatannya dan melalui pemeriksaan serta perawatan.

"Semua sudah kami cek, saat ini personel juga sedang melakukan pemeriksaan. Jadi syarat-syarat untuk hewan kurban aspek kesehatannya minimal tidak cacat, punya nafsu makan tinggi, punya kulit yang tidak kusut, dan umur minimal dua tahun," terangnya.

Editor: Annisa Margrit

Berita Terkini Lainnya