Masih Ada Risiko Inflasi di Sulut, Begini Penjelasannya

Oleh: Deandra Syarizka 01 Agustus 2018 | 18:47 WIB
Masih Ada Risiko Inflasi di Sulut, Begini Penjelasannya
Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey (tengah), menyerahkan bibit cabai secara simbolis pada perwakilan kelompok PKK kota Manado disaksikan Kepala Kantor Perwakilan BI Sulut Soekowardojo (kanan) di desa Kolongan, Minahasa Utara, Sulawesi Utara, Senin (16/7)./Antara-Adwit B Pramono

Bisnis.com, MANADO — Bank Indonesia Perwakilan Sulawesi Utara menyatakan masih terdapat risiko inflasi di Sulawesi Utara kendati data Badan Pusat Statistik mencatat Kota Manado mengalami deflasi sebesar 0,68% pada satu-satunya kota di Sulawesi yang mengalami deflasi pada Juli 2018, dengan tingkat deflasi sebesar 0,68%.

Soekowardojo, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Utara, menjelaskan, sejumlah risiko tersebut berasal dari beberapa acara budaya dan pariwisata seperti Pengucapan Syukur, Tomohon International Flower Festival (TIFF), dan HUT RI. Selain itu, juga masih terdapat sejumlah risiko tekanan inflasi dari komponen volatile food  (VF) terutama komoditas bawang, rica, dan tomat sayur.

“Untuk itu, TPID [Tim Pengendalian Inflasi Daerah] akan memastikan keterjangkauan harga, ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi serta komunikasi yang efektif sehingga kestabilan harga dapat terjaga,” ujarnya, Rabu (1/8/2018).

Lebih lanjut, pihaknya memperkirakan inflasi Sulut di sepanjang 2018 dapat berada pada rentang 3,5+/-1%. Sejauh ini, pengendalian harga di tahun 2018 didukung oleh ketersediaan bahan pokok strategis yang memadai, serta upaya pemerintah daerah dan Bank Indonesia melalui TPID untuk memperkuat upaya pengendalian inflasi.

Pada Juli 2018, ujarnya, TPID telah melakukan gerakan Barito+ berupa penyerahan bantuan 20.000 bibit barito (bawang, rica dan tomat) kepada  Tim Penggerak PKK Sulut sehingga diharapkan dapat mendorong kesadaran para ibu rumah tangga untuk bertanam barito di pekarangan rumah.

Selain itu, belum lama ini TPID Sulut juga meraih penghargaan sebagai TPID terbaik se-Provinsi Sulawesi. Untuk tingkat kabupaten/kota non pencatatan inflasi, Kota Bitung terpilih sebagai TPID berprestasi tingkat nasional.

 

 

Editor: Miftahul Ulum

Berita Terkini Lainnya