Paruh Pertama 2018, Home Credit Manado Salurkan Pembiayaan Rp80 Miliar

Oleh: Deandra Syarizka 27 Juli 2018 | 08:48 WIB
Paruh Pertama 2018, Home Credit Manado Salurkan Pembiayaan Rp80 Miliar
Chief Marketing and Staregy Home Credit Indonesia Miroslav Hlavac (kiri) bersama dengan City Sales Manager Manado Home Credit Indonesia Indra Gunawan (kanan) berfoto bersama usai media briefing dalam rangka event Festival Indonesia Bi5a! di Manado, Kamis (26/7/2018). BISNIS/Deandra Syarizka

Bisnis.com MANADO --- PT  Home Credit Indonesia, perusahaan pembiayaan multiguna asal Republik Ceko, telah menyalurkan pembiayaan mencapai  Rp80 miliar selama semester I/2018, atau sekitar 26% dari target penyaluran pembiayaan di Manado Sulawesi Utara di sepanjang tahun 2018 yang dipatok Rp300 miliar.

Indra Gunawan, City Sales Manager Manado, Home Credit Indonesia mengatakan saat ini layanan pembiayaan perseroan telah dinikmati oleh 39.000 pelanggan melalui 282 titik penjualan. Sejak pertama kali membuka cabang di Manado pada Maret 2017, pihaknya juga telah menyalurkan pembiayaan lebih dari Rp164 miliar.

“Target kami bisa menyalurkan rata-rata Rp25 miliar per bulan, atau menyentuh total Rp300 mliar di akhir tahun,” ujarnya di sela-sela media interview Festival Indonesia Bi5a, Kamis (26/07/2018).

Untuk mencapai target tersebut, pihaknya pun telah menjalin kerja sama dengan sejumlah mitra bisnis perusahaan marketplace nasional antara lain akulaku dan blibli. Dengan demikian, konsumen di Manado  sudah bisa mengakses pembelian barang elektronik dan smartphone dengan fasilitas pembiayaan Home Credit secara online.

Miroslav Hlavac, Chief Marketing and Staregy Home Credit Indonesia mengaku cukup puas dengan pertumbuhan bisnis perseroan di Bumi Nyiur Melambai. Meski demikian, dia menyatakan pihaknya masih memiliki target yang cukup tinggi untuk dicapai.

“Perkembangannya bisnisnya cukup menggembirakan, saat ini kami sudah menyerap 161 karyawan di Manado. Tapi kami selalu memasang target yang lebih besar,” ujarnya.

Dia menambahkan, 70% pembiayaan yang disalurkan Home Credit adalah untuk pembelian smartphone, sedangkan sisanya untuk pembelian barang elektronik lainnya dan perabot rumah tangga.

Secara global, Home Credit telah memiliki pengalaman menyalurkan pembiayaan selama 20 tahun di 10 negara. Di Indonesia, perusahaannya berdiri sejak 2013, dan telah melayani lebih dari 2,7 juta pelanggan dan telah memiliki lebih dari 15.800 titik penjualan di seluruh Indonesia. Hingga 30 Juni 2018, perusahaan ini telah menyerap lebih dari 11.700 karyawan di Tanah Air.

Editor: Lukas Hendra TM

Berita Terkini Lainnya