Muamalat Salurkan Bantuan Masjid dan Umat di Malino, Sulsel

Oleh: Amri Nur Rahmat 12 Juli 2018 | 17:09 WIB
Aktivitas di Bank Muamalat/Antara

Bisnis.com, MAKASSAR - PT Bank Muamalat Indonesia Tbk. atau BMI bakal menyalurkan bantuan pembangunan masjd disertai dengan penyerahan zakat bagi masyarakat pra sejahtera di Kota Malino, Sulawesi Selatan.

Penyaluran bantuan tersebut merupakan pula upaya BMI untuk memperkuat ekosistem muslim yang terientegral dan berkelanjutan dengan mengoptimalkan masjid sebagai titik konsolidasi berbagai aspek sosial.

Adapun penyerahan bantuan bakal dilakukan di Masjid Nuruttarbiyah Malino, yang mana terdiri dari dana bantuan pembangunan masjid disertai penyaluran zakat bagi masyarakat pra sejahtera (mustahik) yang berdomisili di sekitar masjid tersebut.

Secara umum, langkah yang dilakukan BMI Sulampua melalui Kantor Cabang Gowa itu menjadi bentuk tanggung jawab sosial perusahaan serta menjadi momentum meraih maupun berbagi keberkahan.

Regional Head Sulampua KTI Bank Muamalat Indonesia, Ahmad S. Ilham menjelaskan pemilihan masjid sebagai sarana penyaluran CSR karena masjid merupakan titik pembangunan peradaban Islam yang mampu menjadi katalis pada seluruh aspek sosial keuamatan.

"Ini bentuk komitmen kami untuk terus bergerak dalam program berbagi keberkahan, memperkuat posisi masjid sebagai tempat utama aktivitas sosial, ekonomi, dan pusat ibadah ummat. Serta tentunya pula meringankan beban dan meningkatkan derajat mustahik agar tetap konsisten dalam keislamannya," ujarnya, Kamis (12/7/2018).

Sesuai dengan jadwal, penyerahan CSR oleh BMI itu bakal berlangsung pada Sabtu (14/7/2018) mendatang di Masjid Nuruttarbiyah Malino, di mana lokasi masjid tersebut tepat berada pada ruas utama menuju destinasi wisata utama Sulsel.

Sebagai informasi, Malino merupakan kota wisata dengan karakter geografis berada di kawasan pegunungan dan selama ini menjadi titik destinasi wisata utama di Sulsel.

Kemudian dari sisi demografi, Malino juga memiliki keberagaman dari sisi keagamaan, di mana di kota tersebut terdapat pusat misionaris Katolik bernama Ratna Miriam serta Sekolah Alkitab Malino (SAM) milik Gereja Pantekosta di Indonesia.

Sekedar diketahui, langkah BMI di Malino tersebut menjadi bagian dari komitmen perseroan melalui Baitulmaal Muamalat untuk berbagi dengan mustahik serta memupuk rasa solidaritas terhadap sesama.

Adapun Baitulmaal Muamalat (BMM) adalah lembaga pengelola zakat yang didirikan oleh Bank Muamalat Indonesia pada 16 Juni 2000 lalu. Lembaga ini adalah pengelola zakat resmi yang ditunjuk pemerintah untuk menghimpun serta menyalurkan dana zakat, infaq, sedekah dan wakaf di Tanah Air.

"Kegiatan yang kami laksanakan ini sejalan juga dengan fokus BMI menggunakan masjid sebagai salah satu penggerak ekonomi ummat melalui program Solusi Masjid Muamalat," kata Ahmad S. Ilham.

Editor: Rustam Agus

Berita Terkini Lainnya