Virtus Technology Indonesia Sasar Pelaku Industri di Makassar

Oleh: Andini Ristyaningrum 10 Juli 2018 | 11:23 WIB
Virtus Technology Indonesia Sasar Pelaku Industri di Makassar
Seminar dan Konferensi IT Virtus Showcase 2018 yang digelar Virtus Technology Indonesia di Hotel Melia Makassar, Selasa (10/7)./JIBI -Andini Ristyaningrum

Bisnis.com, MAKASSAR - Penyedia solusi infrastruktur TI, Virtus Technology Indonesia menggelar konferensi dan pameran infrastruktur TI dengan menyasar para pelaku industri di Makassar.

Bertajuk Virtual Showcase 2018 ini menggandeng PT Lintasarta selaku penyedia jasa komunikasi data, internet dan layanan IT yang juga merupakan anak perusahaan Indosat.
Keduanya bekerja sama untuk memperkenalkan Internet of Things (IoT), yang kini telah diterapkan secara luas untuk berbagai keperluan, baik rumah, bisnis, layanan publik, dan bahkan untuk perkembangan kota.

General Manager of Virtus Technology Indonesia, Riski Lana mengatakan, IoT memiliki pera penting di balik transformasi berbagai industri. Misalnya saja manufaktur, retail, energi dan utilitas, transportasi, dan keuangan.

"Dengan penerapan IoT para pelaku industri tentu bisa menghemat biaya operasional, mengenerate data baru lebih cepat serta meningkatkan produktivitas," kata Riski di Makassar, Selasa (10/7/2018).

Menurutnya, IoT juga memungkinkan organisasi mengumpulkan berbagai data tentang pelanggan dan produk, serta memberikan gambaran yang jelas dan real-time tentang stok dan penggunaan sumber daya para pelaku industri.

Berdasarkan riset Vodafone IoT Barometer mencatat adopsi IoT telah meningkat lebih dari dua kali lipat pada 2017 yaitu 29% dari 2013 yang berada di angka 13% berkat potensinya dalam mendorong inovasi dan meningkatkan pendapatan bisnis.

"Di era intelligent things, semua perangkat dapat terhubung melalui jaringan internet, ada banyak peluang yang dapat dimanfaatkan oleh bisnis," jelas Riski.

Hal itu pulalah yang melatarbelakangi digelarnya Virtus Showcase di Makassar, dengan harapan para pelaku industri yang hadir bisa belajar bagaimana memanfaatkan IoT sesuai dengan tujuan perusahaan.

"Kita belajar memulai dari mana dan tantangan apa saja yang harus dihadapi," tambahnya.

Menurut Riski, sebagai kota terbesar di Indonesia Timur, Makassar merupakan salah satu kontributor tertinggi terhdap perekonomian Indonesia dari sektor perdagangan, ekspor, dan impor.

 

Editor: Nancy Junita

Berita Terkini Lainnya