MUDIK LEBARAN 2018, Sulsel Tak Dapati Kejadian Menonjol

Oleh: Andini Ristyaningrum 11 Juni 2018 | 13:40 WIB
MUDIK LEBARAN 2018, Sulsel Tak Dapati Kejadian Menonjol
Sejumlah penumpang turun dari KM Bukit Siguntang yang bersandar di Pelabuhan Sukarno Hatta, Makassar, Sulawesi Selatan, Sabtu (9/6)./Antara-Abriawan Abhe

Bisnis.com, MAKASSAR—Puncak arus mudik Lebaran di Sulawesi Selatan diprediksi akan terjadi pada 12-13 Juni 2018.

Pemprov Sulsel mengklaim hingga hari ini, Senin (11/6/2018) aktivitas mudik di Sulsel masih tergolong aman. Pj Gubernur Sulsel, Soni Sumarsono menyatakan, hingga hari ini kondisi di lapangan berdasarkan pantauannya dinilai normal.

"Alhamdulillah sampai hari ini tidak laporan terkait tindak kriminalitas dan kecelakaan yang rawan terjadi saat arus mudik. Kemarin saya juga sudah cek di Pelabuhan Makassar, semua aman," ungkap Sumarsono.

Persiapan pemerintah yang merupakan kerja sama dengan berbagai pihak dimanfaatkan dengan baik. Salah satunya keberadaan posko terpadu untuk melayani para pemudik, baik yang menggunakan transportasi darat, udara, maupun laut.

Menurut Sumarsono, fasilitas yang disediakan di setiap posko mudik tersebut sangat memadai. Keberadaan dokter dan ruang tunggu ramah anak misalnya. Sumarsono mengatakan, hal itu akan membuat para pemudik merasa lebih nyaman untuk melakukan perjalanannya.

"Jadi saya kira sampai besok itu akan jadi puncaknya. Semua terkendali dengan baik. Hari ini kami juga memantau terminal untuk kroscek jalur mudik lewat darat," jelas Sumarsono.

Selain itu, berkaitan dengan infrastruktur jalan, berdasarkan laporan Dinas Bina Marga, di Sulsel tak ada lagi jalan yang mengalami kerusakan parah. Utamanya di beberapa titik jalur mudik.

Sumarsono memastikan, masyarakat tak akan lagi dihadapkan dengan jalan rusak saat mudik lebaran. Sebab kata dia, sebelum memasuki masa mudik, dinas terkait telah diinstruksikan untuk segera menggenjot pembenahan jalan rusak yang ada di bebarapa wilayah di Sulsel.

Editor: Miftahul Ulum

Berita Terkini Lainnya