PLN Wilayah Sulsel Operasikan Gardu Induk 150 KV

Oleh: Amri Nur Rahmat 25 April 2018 | 20:41 WIB
PLN Wilayah Sulsel Operasikan Gardu Induk 150 KV
Ilustrasi Gardu Induk PLN/Antara-Indrianto Eko Suwarso

Bisnis.com, MAKASSAR - PT PLN Wilayah Sulselrabar mengoperasikan kembali fasilitasi Gardu Induk 150 KV guna memasok kebutuhan industri di Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan.

Gardu Induk (GI) dengan dengan kapasitas trafo 2 x 60 Mega Volt Ampere (MVA) itu pada beberapa tahun terakhir tidak dioperasikan karena menunggu kepastian keberlangsungan aktivitas industri di Bantaeng.

Sekedar diketahui, GI berada dalam kawasan industri Bantaeng yang dibangun guna menopang operasional aktivitas pabrik pengolahan nikel atau smelter.

PLN Wilayah Sulselrabar Bambang Yusuf mengungkapkan secara umum perseroan sangat siap dalam memasok kebutuhan energi listrik bagi industri yang ada di Sulawesi Selatan khususnya kawasan Bantaeng.

“Dengan keberhasilan re-energizing [pengoperasian kembali] BI Bantaeng Smelter, maka secara teknis PLN telah siap untuk memasok tenaga listrik bagi perkembangan industri di Bantaeng dengan pelayanan yang prima,” katanya, Rabu (25/4/2018).

Selanjutnya, pasokan listrik yang cukup ini dapat memberikan dorongan bagi industri baru untuk segera beroperasi dan terus bertumbuh sehingga dapat berdampak pada peningkatan perkembangan ekonomi di Sulawesi Selatan secara luas.

Pengoperasian GI Bantaeng Smelter menjawab tantangan ketersediaan tenaga listrik di lokasi industri pengolahan bahan tambang (smelter) di Kabupaten Bantaeng.

GI tersebut akan mengevakuasi daya dari PLTU Jeneponto dan PLTU Punagaya ke pusat beban smelter dan sekitarnya.

Fasilitas tersebut dinyatakan siap untuk melayani beban smelter sesuai kapasitas daya yang diajukan oleh pelanggan smelter sebesar 150 juta VA, bahkan desain GI ini telah disiapkan untuk menyuplai daya sampai dengan daya 460 juta VA.

Manajer Unit Pelayanan Transmisi (UPT) PLN Sulselrabar Rahmat menjelaskan GI Bantaeng Smelter khusus digunakan untuk melayani pelanggan Industri yang akan berkembang di Kawasan Bantaeng. “Saat ini GI Bantaeng Smelter sudah siap untuk melayani industri smelter yang diperkirakan akan masuk di sistem pada kuartal kedua tahun ini“, ungkapnya.

Selain GI Bantaeng Smelter, kata dia, terdapat dua GI lainnya yang sudah siap 100% untuk melayani pelanggan yaitu GI Bantaeng New dan GI Bantaeng Switching.

Editor: Martin Sihombing

Berita Terkini Lainnya