Bea Cukai Gelar Operasi Jaring Wallacea 2018 di Tengah & Timur Indonesia

Oleh: Newswire 24 April 2018 | 10:37 WIB
Bea Cukai Gelar Operasi Jaring Wallacea 2018 di Tengah & Timur Indonesia
Ilustrasi.

Bisnis.com, MAKASSAR—Bea Cukai melancarkan Operasi Jaring Wallacea 2018 untuk menjaga keamanan perairan Indonesia khususnya bagian tengah dan timur dari penyelundupan.

"Upaya ini merupakan langkah nyata Bea Cukai dalam menjaga keamanan perairan Indonesia dari penyelundupan," kata Direktur Penindakan dan Penyidikan Bea Cukai Bahaduri Wijayanta, usai Upacara Pembukaan Operasi Patroli Laut Terpadu Bea Cukai Jaring Wallacea 2018, di Makassar, Selasa (24/4/2018).

Ada beberapa titik kerawanan yang akan diawasi secara intensif di perairan tengah dan timur Indonesia, namun lokasi tepatnya ia rahasiakan.

Sementara terdapat empat komoditas yang menjadi sasaran utama patroli, yaitu ballpress (pakaian bekas impor), amonium nitrat, kayu, dan narkotika.

"Untuk kawasan timur ini polanya memang berbeda, umumnya selundupan itu bahan hasil alam, seperti kayu, dan di barat biasanya barang konsumsi," katanya lagi.

Operasi Patroli Laut Jaring Wallacea 2018 ini, kata dia, akan melibatkan 11 satuan kerja yang terdiri dari Direktorat Penindakan dan Penyidikan, Kantor Wilayah (Kanwil) Bea Cukai Kalimantan Bagian Timur, Kanwil Bea Cukai Kalimantan Bagian Selatan, Kanwil Bea Cukai Sulawesi Bagian Utara, Kanwil Bea Cukai Sulawesi Bagian Selatan, Kanwil Bea Cukai Maluku, Kanwil Bea Cukai Bali, NTB, dan NTT.

Selain itu, juga Kanwil Bea Cukai Papua, Pangkalan Sarana Operasi Bea Cukai Pantoloan, Tanjung Priok, dan Sorong.

"Kami akan mengerahkan tujuh kapal patroli dan 2 kapal cadangan, dan didukung oleh lebih dari 130 personel yang akan mengawasi tujuh wilayah perairan," katanya algi.

Pihaknya, kata dia, bersinergi dengan intelijen mereka di daratan untuk mengetahui alur pergerakan barang ilegal tersebut.

"Petugas kami di darat dan di laut bersinergi, sehingga arus data dan komunikasinya bagus," ujarnya pula.

Operasi Patroli Laut Jaring Wallacea 2018 ini, menurutnya, merupakan lanjutan dari kesuksesan operasi tahun-tahun sebelumnya.

Pada tahun 2016 dan 2017, Bea Cukai telah berhasil melakukan 17 penindakan, dan berhasil mengamankan berbagai barang, di antaranya 100 meter kubik kayu ulin dan meranti, 107,2 kg rotan, 1169 ballpress, 442 sepeda bekas, 5 kapal penangkap telur ikan terbang, 39.000 batang rokok, ribuan minuman keras, kopra, dan cengkih.

Sumber : Antara

Editor: Miftahul Ulum

Berita Terkini Lainnya