Polda Sulsel Dukung Optimalisasi Jaminan Sosial Tenaga Kerja

Oleh: Amri Nur Rahmat 18 April 2018 | 01:05 WIB
Polda Sulsel Dukung Optimalisasi Jaminan Sosial Tenaga Kerja
ilustrasi/bisnis.com

Bisnis.com, MAKASSAR - Kepolisian Daerah Sulsel berkomitmen mendukung optimalisasi jaminan sosial ketenagakerjaan serta mendorong tingkat kepatuhan pemberi kerja dari sisi kepesertaan di daerah tersebut.

Kapolda Sulsel Irjen Pol Umar Septono mengatakan pihaknya bersama BPJS Ketenagakerjaan siap berkoordinasi serta melakukan sosialisasi dengan pelibatan jajaran Polres atau Polsek di Sulsel agar pemberi kerja benar mendaftar dan melindungi seluruh pekerja dengan program BPJS Ketenagakerjaan.

"Tentunya kami juga sebegai lembaga penegak hukum dan aturan perundang-undangan tersebut siap mengawal dan menyukseskan program BPJS Ketenagakerjaan,” ujar Umar Septono saat menerima kunjungan BPJS Ketegakerjaan Suma, yang dikutip  dari siaran pernya,  Selasa (17/4/2018).

Di sisi lain, terdapat tiga hal yang perlu diperhatikan guna meningkatkan kepedulian kepada masyarakat kecil, pertama orang miskin tidak butuh belas kasihan, yang dibutuh adalah perlindungan dan rasa peduli. Kedua kita butuh mereka sebagai ladang berkah dan ketiga untuk menyentuh mereka lakukanlah dengan kerendahan hati.

“Saya salut dengan pihak BPJS Ketenagakerjaan yang menjemput bola turun ke pasar-pasar untuk mendaftarkan pekerja informal, ini acdalah salah satu bentuk kerendahan hati BPJS Ketenagakerjaan,” ujarnya.

Deputi Direktur Wilayah Badan Peneyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan, Sudirman Simamora mengharapkan dukungan Polda Sulsel, agar dapat turut mengawal berjalannya program BPJS Ketenagakerjaan, khususnya meningkatkan kepatuhan perusahaan.

“Tingkat universal coverage kepesertaan BPJS Ketenagkerjan di Sulsel baru mencapai 29% dari total pekerja yang terlindungi, kami mengharapkan dari pertemuan ini dapat berujung pada hubungan baik dalam perluasan kepesertaan dan peningkatan kepatuhan peserta BPJS Ketenagakerjaan," kata Sudirman.

BPJS Ketenagakerjaan menyelenggarakan empat program diantaranya Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian(JKm), Jaminan Hari Tua (JHT) dan Jaminan Pensiun (JP).

Sudirman Simamora mengatakan pihaknya akan lebih gencar melakukan sosialisasi masif tentang pentingnya menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan baik itu menggandeng lembaga Negara lain atau menggunakan akses media sosial dan media massa yang diharapkan dapat memperluas kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan.

Editor: Martin Sihombing

Berita Terkini Lainnya

Berita Populer