Bank Negara Indonesia Makassar Telah Salurkan KUR Rp220 Miliar

Oleh: Newswire 09 April 2018 | 09:52 WIB
Ilustrasi./JIBI-Felix Jody Kinarwan

Bisnis.com, MAKASSAR—PT Bank Negara Indonesia (BNI) Makassar telah menyalurkan dana Kredit Usaha Rakyat sebesar Rp220 miliar selama triwulan pertama 2018.

"Berdasarkan data terbaru, kami telah menyalurkan KUR ke masyarakat sebesar Rp220 miliar. Jumlah ini tentunya akan terus bertambah seiring waktu," kata Pimpinan BNI Wilayah Makassar Edy Awaludin di Makassar, Senin (9/4/2018) .

Penurunan suku bunga KUR oleh pemerintah yang sebelumnya sembilan persen kini menjadi tujuh persen per 1 Januari 2018 tentunya makin membuka potensi peningkatan nasabah dan dana yang akan disalurkan.

Penyaluran KUR dari BNI Wilayah Makassar tetap fokus dalam beberapa bidang, seperti perdagangan, pertanian, perikanan, ataupun industri jasa.

Pihaknya juga optimistis bisa merealisasikan target sebesar Rp600 miliar sepanjang 2018. Apalagi, saat ini masih banyak waktu untuk melayani nasabah dalam pengambilan KUR.

"Kita targetkan sebesar Rp600 miliar untuk penyaluran KUR tahun ini. Untuk nasional memang lebih besar Rp13,5 triliun," ujarnya.

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Regional 6 Sulawesi, Maluku, Papua (Sulampua), mengatakan untuk realisasi penyaluran KUR Sulawesi Selatan pada Januari-Februari 2018 telah mencapai Rp1,05 triliun.

"Penyaluran KUR Sulsel selama Januari-Februari 2018 telah mencapai Rp1,05 triliun. Artinya sudah terealisasi sebesar 19,56 persen dari target penyaluran sebanyak Rp5,39 triliun," kata Kepala OJK 6 Sulampua Zulmi.

Ia menjelaskan realisasi KUR selama dua bulan pertama 2018 itu dipergunakan atau disalurkan kepada 42.861 debitur yang berasal dari berbagai bidang, baik dalam sektor produksi dan nonproduksi.

Untuk sektor produksi, berdasarkan data, yakni pertanian, perburuhan, dan kehutanan yakni sebesar Rp331,7 miliar. Jumlah KUR itu untuk memodali 15.466 debitur.

Selanjutnya dari sektor perikanan dengan total KUR sebesar Rp26,3 miliar dari total 1.236 debitur, disusul kemudian sektor industri pengolahan yang mencapai Rp40,4 miliar untuk digunakan memodali sebanyak 1.546 debitur.

Masih dari sektor industri yakni bidang konstruksi dengan total KUR yang telah dikeluarkan sebesar Rp250 miliar dengan memodali satu debitur, serta jasa-jasa sebanyak 107 miliar dengan total debitur 4.504 orang.

Untuk sektor nonproduksi itu yakni ada bidang perdagangan dengan 549 miliar yang diberikan kepada 20.108 debitur.

Sumber : Antara

Editor: Miftahul Ulum

Berita Terkini Lainnya